Badan Nasional ↗Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan jumlah korban meninggal dalam bencana ↗hidrometeorologi banjir bandang hingga longsor di tiga provinsi Sumatra↗--Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut).
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari melaporkan jumlah korban meninggal kini total menjadi 1.178 jiwa, per Selasa (6/1).
Sementara itu, jumlah pengungsi yang turun menjadi 242.174 jiwa
Dengan rincian kabupaten/ kota yang paling banyak jumlah pengungsinya hingga saat ini, yaitu Aceh Tamiang 74.735 jiwa, kemudian Aceh Utara 67.876, dan Gayo Lues 19.906 jiwa," jelas Muhari dalam jumpa pers yang disiarkan YouTube BNPB, Selasa
Muhari mengatakan ditemukan satu jenazah tambahan oleh tim gabungan di Tapanuli Tengah.
Dengan rincian korban meninggal dunia per provinsi, Aceh 543 jiwa, Sumatra Utara 371 jiwa, dan Sumatra Barat korban meninggal 264 jiwa.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih berlangsung hingga fase tanggap darurat provinsi yang nanti dievaluasi pada akhir perpanjangan ketiga pada 8 Januari mendatang.
Per Selasa ini, di Aceh terdapat sembilan Kabupaten/Kota yang masih dalam status perpanjangan tanggap darurat, sementara sembilan lainnya telah beralih ke fase transisi darurat, yaitu di Aceh Timur.
"Jadi ini kita harapkan pergeseran dari tanggap darurat ke transisi darurat itu juga akan diikuti oleh Kabupaten/ Kota lain pada saat perpanjangan tanggap darurat nya berakhir," ujar Muhari.
Sementara Sumut dan Sumbar kini seluruhnya sudah masuk ke fase transisi darurat, termasuk Kabupaten Agam (Sumbar) yang per hari ini menetapkan masuk ke status transisi darurat.
"Artinya memang proses-proses yang kita lakukan di fase awal recovery dan pemulihan ini sudah mulai dilakukan di seluruh kabupaten/ kota di Sumatra Barat dan Sumatra Utara, dan kita harapkan juga nanti di Aceh juga akan mengikuti," ujar Muhari.

