Pemerintah Iran dilaporkan memanfaatkan bantuan psikolog dan pakar perilaku dalam upaya memahami karakter serta pola pengambilan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama berlangsungnya negosiasi damai antara kedua negara.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi diplomasi Iran untuk membaca pendekatan negosiasi Trump yang dikenal tidak konvensional dan sering kali sulit diprediksi. PAITO SGP↗ Para ahli diminta menganalisis berbagai pernyataan publik, wawancara, hingga pola komunikasi Trump guna memberikan masukan kepada tim perunding Iran.
Baca Juga: Pegawai SPPG Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Makassar, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Suami↗
Menurut laporan yang beredar, analisis psikologis tersebut tidak dimaksudkan untuk memengaruhi keputusan politik, melainkan membantu negosiator memahami cara Trump merespons tekanan, kompromi, maupun perubahan strategi dalam proses perundingan. Pendekatan serupa juga pernah digunakan dalam berbagai negosiasi internasional untuk memahami karakter pemimpin negara lawan.
Negosiasi antara Washington dan Teheran dalam beberapa pekan terakhir memang berlangsung dinamis. LOGIN DYNASTY4DTOTO↗ Trump beberapa kali menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki posisi tawar yang kuat, sementara Iran berkali-kali menyatakan tidak akan menerima kesepakatan yang dianggap merugikan hak-hak rakyatnya.
Baca Juga: Danantara Restrukturisasi BUMN, Jumlah Entitas Dipangkas Jadi 200 Tanpa PHK↗
Di sisi lain, Trump juga pernah menyebut negosiator Iran sebagai pihak yang "sangat bagus" dalam berunding, meskipun ia tetap menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki keuntungan strategis dalam proses negosiasi tersebut. Pernyataan-pernyataan seperti inilah yang menjadi bahan analisis tim ahli yang membantu Iran membaca arah kebijakan Washington.
Pengamat hubungan internasional menilai keterlibatan psikolog menunjukkan bahwa negosiasi modern tidak hanya bergantung pada aspek politik dan militer, tetapi juga pada pemahaman terhadap karakter individu yang terlibat dalam pengambilan keputusan. Dengan memahami gaya kepemimpinan lawan, sebuah negara dapat menyusun pendekatan diplomasi yang lebih tepat sasaran.
source: Iran Libatkan Psikolog Pelajari Pikiran Trump selama Negosiasi Damai↗

